Dua pekan lalu, Miroslav Klose menjadi pemain yang tidak diinginkan pemuja sepak bola Jerman, karena kemandulan di Liga Jerman. Tetapi kini, Klose bisa unjuk ketajaman pada ajang akbar Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. Membungkam kritik dengan kebangkitan nan cemerlang.
Beraksi di laga 16 besar melawan Inggris, Minggu (27/6), Klose menjadi orang yang pantas tersenyum lebar. Melupakan kemandulan setelah hanya melesakkan tiga gol bagi Bayern Muenchen sepanjang musim lalu. Satu gol dia sumbangkan bagi skuat Panser, kala melumat Inggris 4-1, untuk mengantar kampiun Piala Dunia tiga kali itu melenggang ke babak perempat final untuk menantang favorit juara Argentina.
Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia
Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia
Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia
Gol itu merupakan yang ke-50 sepanjang karier internasional--baru gol kedua di Afsel--dari 99 kali penampilan bersama Jerman. Raihan yang tidak bisa dipandang sebelah mata, bahwa pemain yang telah memasuki usia 32 tahun itu layak dianggap sebagai ujung tombak subur.
Sanjungan tentu menyelimuti Klose, karena dialah pembuka keunggulan atas Inggris. Tetapi Klose menolak penampilan itu sebagai pembuktian kepada publik sepak bola Jerman, dia masih punya taji sebagai penghuni lini depan.
"Tidak, saya tidak harus menunjukkan apapun kepada orang lain. Saya hanya menginginkan ini untuk pembuktian kepada diri saya sendiri," tandas Klose, yang berlari diantara dua bek Inggris, untuk mengalirkan bola ke gawang tanpa bisa dibendung kiper David James.
Hanya berselang beberapa hari, ketika dia harus membuat Jerman bermain dengan 10 pemain akibat mendapat kartu kuning kedua. Kartu merah yang menandai kekalahan Jerman 0-1 dari Serbia di babak penyisihan grup. Kartu merah yang memaksanya absen kala laga terakhir penyisihan grup melawan Ghana yang dimenangi Jerman 1-0.
Kini, diskusi mengenai usianya yang tidak muda lagi, telah ditendangnya kembali ke Jerman. "Saya hanya merasa gembira kami bisa mengalahkan Ghana dan bisa tampil menghadapi Inggris," kilah Klose yang telah melesakkan 12 gol di arena Piala Dunia. Kini bomber kelahiran Polandia itu menyamai prestasi si Mutiara Hitam Pele dalam kemasan gol di Piala Dunia. Dia hanya berjarak tiga gol dan pemegang rekor dengan 15 gol, the Phenomenon Ronaldo asal Brasil.
"Ketika saya masih anak-anak, saya selalu bermimpi mengenai rekor, mencetak gol di setiap detik bermain bersama tim nasional Jerman. Kendati saat itu, bermain bersama tim nasional Jerman hanyalah sebuah impian," jelasnya.
Klose kini menempati posisi kesembilan dalam jajaran pemain yang paling banyak bermain untuk tim Panser Jerman. Dia masih kalah banyak dari nama-nama besar yang pernah menorehkan nama di tim Panser seperti Franz Beckenbauer, Gerd Mueller, dan Juergen Klinsmann.
Tetapi kini dia telah unggul satu pertandingan lebih banyak ketimbang kapten Michael Ballack yang tidak tampil akibat cedera. Di jajaran penyumbang gol bagi Panser, Klose berada di posisi ketiga, dengan Gerd Mueller masih memuncaki dengan jumlah 68 gol.
Klose menunggu kesempatan tampil ke-100 untuk Jerman saat bertemu Argentina di perempat final. Bagi Klose, Jerman punya kesempatan untuk terus bertahan.
"Menjadi kesalahan jika ada pertanyaan, bagaimana kami bisa terus bertahan. Jika kami bermain seperti saat ini (menghadapi Inggris), kami akan terus melaju. Kami bisa menghadapi siapapun musuh yang harus kami hadapi," tandas Klose. Setelah mampu membalikkan pandangan, siapa yang berani bertaruh dengan keyakinan Klose itu. (Reuters/OL-2)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar